Kenapa Saya Menjadi Dokter? “Karena Saya Tidak Punya Cukup Keberanian Untuk Menjadi Seorang Perawat”

Judul di atas adalah sebuah kutipan dari ucapan seorang dokter di Amerika tentang bagaimana dia selalu berterimakasih kepada tim nya yang adalah partner kerja di klinik/rumah sakit dimana dia bekerja.Betapa bangga dia terhadap profesi perawat .

Motivasi buat temen2 perawat .copy paste dri temen sebelah…….Kenapa Saya Menjadi Dokter? “Karena Saya Tidak Punya Cukup Keberanian Untuk Menjadi Seorang Perawat”

Hari Perawat Internasional memang sudah terlewati. Namun gemanya belum surut sampai saat ini. Berbagai gerakan, baik on the road maupun online masih saja digaungkan. Tolak upah murah, keseimbangan kerja/hidup, kesetaraan, konsil keperawatan, dan masih banyak hal lainnya yang harus diperjuangkan. Namun terlepas dari itu semua, sebuah akun facebook milik seorang dokter di Amerika memposting sesuatu yang amat sangat berharga. Sebuah ungkapan tulus yang menjadi trending topik dengan 98.846 shares dan 1.1k komentar di American News X!

Do you know why I’m a physician and not a nurse? Because I’m not brave enough to be a nurse. – Mike Ginsberg

Ya, postingan tersebut bukanlah sebuah sensasi. Itu dibuat pada tanggal 17 September 2015, jauh sebelum peringatan Hari Perawat Internasional. And do you know what I feel? It’s so undescribable!

Ada sebuah kejadian menarik yang terjadi di salah satu rumah sakit di jepang. Rumah Sakit Hokuyou namanya. Disana diberlakukan bahwa yang mengecek TTV pasien haruslah seorang dokter. Karena dengan begitu, dokter akan secara langsung tau dan bisa menganalisa keadaan pasiennya sehingga bisa memutuskan terapi yang tepat.

Ini sangatlah kontradiktif dengan apa yang terjadi di Indonesia. Namun sisi postifinya adalah kitalah para perawat yang tahu seluk beluk keadaan pasien dari A-Z dari semenjak datang hingga pulang dari rumah sakit. Sehingga tidak salah jika seorang Mike Ginsberg menyatakan : Saya tidak mempunyai cukup keberanian untuk menjadi seorang perawat.

Perawat merupakan lini pertama sekaligus lini terakhir dalam rangka menyelamatkan pasien. Lini pertama dimana perawat harus melakukan tindakan first aid sebelum kedatangan dokter. Lini terakhir dimana perawat menjadi satu-satunya harapan untuk menyelamatakan pasien dalam kondisi mendesak tertentu – saat dokter tidak ada – dimana dibutuhkan skill dan pengalaman yang mumpuni.

IMG-20160728-WA0001

Perawat Kamar Operasi RS Darmo #KAMI SIAP MELAYANI.

Sehingga sanjungan seorang Mike Ginsberg tidaklah berlebihan. Berikut adalah postingan lengkapnya :Mike Ginsberg

Terjemahannya :

Karena saya seorang dokter, maka saya memakai stetoskop. Ada satu hal yang paling penting ingin saya sampaikan dan saya publikasikan yaitu:

Sepanjang pendidikan dan karir saya sebagai dokter, perawat merupakan tangan saya, mata saya dan telinga saya. Mereka membangunkan saya jam 3 pagi ketika saya sudah sangat lelah sebagai dokter jaga.

Perawat sebagai team saya yang sangat berharga yang mengadvokasi pasien kami. Setiap saya lari menolong pasien yang sedang sekarat, itu karena adanya perawat yang memanggil saya.

Saya selau ingat ketika mengirim pasien ke ruang NICU dari satu rumah sakit ke rumah sakit yang lain, saya sangat takut karena saya tidak tahu apa yang harus dilakukan terhadap pasien tersebut bila terjadi sesuatu dengan pasien, karena saya tidak memiliki pengalaman saya merasa tenang bila ada perawat yang lebih tahu apa yang harus saya lakukan terhadap pasien tersebut.

Perlu kamu ketahui mengapa saya menjadi dokter tidak menjadi perawat? Karena saya tidak mempunyai keberanian yang cukup untuk menjadi seorang perawat. Maka dari itu kepada semua perawat, saya akan selalu berdiri bersama perawat.

American News X

So, masih menyesalkah menjadi seorang perawat? I dont think so, trully, I’m so proud for being a nurse. Never been better before.

IMG-20160728-WA0004

Menyelamatkan Penderita Adalah Kewajiban Utama

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s