Akreditasi RS Darmo …BISA-LULUS-PARIPURNA

Keselamatan pasien merupakan trend saat ini dikalangan tenaga medis ,karena kita sebagai tenaga medis profesional harus lebih mengedepankan masalah ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta mutu dari sebuah rumah sakit.

IMG_0947 - Copy

Foto bersama Surveyor,Yayasan,Direksi, Staf Perawat , Dokter & Non Medis RS Darmo Surabaya

Baru – baru ini kami telah melaksanakan proses akreditasi versi 2012 yang mana ada 4 pilar pokok yang harus kami laksanakan untuk mencapai kualitas dan mutu pelayanan di RS Darmo Surabaya ini. Lokasi kami yang sangat strategis dan merupakan bagian dari bangunan cagar budaya di kota Surabaya ini.

4 Pilar tersebut meliputi kegiatan – kegiatan :

  1. Kelompok Standar Berfokus Kepada Pasien
  2. Kelompok Standar Manajemen Rumah Sakit
  3. Kelompok Sasaran Keselamatan Pasien
  4. Kelompok Sasaran Menuju Millenium Development
    IMG_0908

    Saat telusur di Kamar Operasi RS Darmo bersama Dr. Budi Santosa ,Sp B ( Excellent )

     

IMG_0911

Sedangkan manfaat  akreditasi dirancang untuk meningkatkan budaya keselamatan dan budaya kualitas di rumah sakit, sehingga senantiasa berusaha meningkatkan mutu dan keamanan pelayanannya.

Melalui proses akreditasi rumah sakit dapat :

  1. Meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa rumah sakit menitik beratkan, sasarannya pada keselamatan pasien dan mutu pelayanan
  2. Menyediakan lingkungan kerja yang aman dan efisien sehingga staf merasa puas.
  3. Mendengarkan pasien dan keluarga mereka, menghormati hak-hak mereka, dan melibatkan mereka sebagai mitra dalam proses pelayanan
  4. Menciptakan budaya mau belajar dari laporan insiden keselamatan pasien.
  5. Meningkatkan mutu atau kualitas staf dalam proses pelayanan
  6. Tercipta budaya kontrol dan monitoring secara berkala
  7. Membangun budaya pendidik atau edukasi kepada masyarakat akam Pelayanan Kesehatan

    IMG_0880

    Tim Surveyor : Dari Kanan Dr.Budi Santosa,Sp B, Ibu Rosa Dwi Sahati,Skep Ners,MARS, dan Dr.H.Sardjana,MMR selaku ketua Surveyor Akreditasi

Membangun kepemimpinan yang mengutamakan kerja sama. Kepemimpinan ini  menetapkan prioritas untuk dan demi terciptanya kepemimpinan yang berkelanjutan untuk meraih kualitas dan keselamatan pasien pada semua tingkatan.

Saat ini kita sudah banyak memberikan perubahan yang sangat signifikan terhadap upaya pemberi pelayanan yang berorientasi pada pasien.Tim surveyor akan memberikan penilaian bukan pada dokumentasi saja,namun lewat telusur langsung sebagai bentuk nyata upaya apa yang kita tulis apakah sudah sesuai dengan di lapangan apakah sudah dilaksanakan dengan benar.

Setiap tindakan keperawatan, medis dan manajemen perlu di buat standar  berupa Standar Operasional Prosedur ( SOP). SOP merupakan acuan setiap petugas dalam menjalankan tugasnya. Jadi, pihak Rumah Sakit wajib membuat SOP setiap melakukan tindakan. SOP Persetujuan tindakan medis ( informed content) misalnya.

Tim penilai akreditasi akan menilai saat survey. Apakah petugas telah menjalankan prosedur informed content ? Jawabannya dengan memeriksa dokumen. Kemudian tim penilai juga mewawancarai/ memverifikasi  petugas, apa saja materi informed content yang disampaikan petugas pada pasien dan keluarga? Dan, tim penilai juga melakukan survei pada pasien, apakah petugas telah meminta persetujuan dalam menjalankan tindakan medis? Itu semua adalah sekelumit saat telusur baik dokumen,petugas maupun pasiennya.

Ada 4 poin besar tentang survei  yang dilakukan oleh tim akreditasi rumah sakit , antara lain:
A. Kelompok Standar Berfokus Pada Pasien
  • BAB 1 : Akses ke Pelayanan danKontinuitas pelayananAPK)
  • BAB 2 : Hak Pasien dan Keluarga (HPK)
  • BAB 3 : Asesmen Pasien (AP)
  • BAB 4 : Pelayanan Pasien (PP)
  • BAB 5 : Pelayanan Anestesi dan Bedah(PAB)
  • BAB 6: Manajemen dan Penggunaan Obat (MPO)
  • BAB 7: Pendidikan Pasien dan Keluarga (PPK)
B. Kelompok Standar Manajemen Rumah Sakit
  • BAB 1: Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)
  • BAB 2: Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
  • BAB 3: Tata kelola, Kepemimpinan dan Pengarahan (MFK)
  • BAB 4: Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK)
  • BAB 5: Kualifikasi dan Pendidikan Staf
  • BAB 6: Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI)
C. Sasaran Keselamatan Pasien
Enam sasaran keselamatan pasien adalah sebagai berikut :
Sasaran I :  Ketepatan identifikasi pasien
Sasaran II :  Peningkatan komunikasi yang efektif
Sasaran III :  Peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai (high-alert medications)
Sasaran lV :   Kepastian tepat-lokasi, tepat-prosedur, tepat-pasien operasi
Sasaran V :   Pengurangan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan
Sasaran VI :   Pengurangan risiko pasien jatuh
D. Sasaran Program MDGs
1. Penurunan angka kematian bayi dan peningkatan kesehatan ibu
2. Penurunan angka kesakitan HIV / Aids
3. Penurunan angka kesakitan TB
Kami sudah merasa lega telah menjalankan proses akreditasi ini,tinggal kami harus mempertahankan apa yang sudah baik untuk kepentingan rumah sakit maupun pasien.

Saat telusur banyak temuan yang membuat kami senang karena hampir semua unit sudah tertata dengan baik dan menunjukkan perubahan yang baik pula.

Pengalaman baru bagi karyawan dengan PKWT 0 maupun 1 saat pelaksanaan akreditasi ini sekalian memberi gambaran kepada tenaga baru akan pentingnya kredensial bagi tenaga kesehatan dalam memperbaharui ilmu dan ketrampilan sehingga dalam memberikan pelayanan terhadap pasien bisa maksimal.

Lewat perjalanan waktu yang lama kami terus berupaya dalam meningkatkan kemampuan para karyawan akan pemahaman apa yang sudah kita tata lewat program Panduan,Kebijakan,SOP dan latihan – latihan terus menerus sehingga mereka akan mengerti dan tentunya menerapkan dilapangan sesuai standart yang telah dibuat.

Semua standart sudah dilaksanakan di semua pelayanan dengan baik dan ini mempengaruhi pola atau kebiasaan yang selama ini masih kurang tepat menjadi lebih baik berkat terakreditasi ini .Kami bangga dengan pelaksanaan akreditasi di RS Darmo ini bahkan kami mempunyai yel – yel sebagai semangat kami…

Rumah Sakit Darmo……………………….Yesssssss !!!

AKREDITASI …………………………………BISAAA!!

AKREDITASI ………………………………..LULUS!!

AKREDITASI…………………………………PARIPURNA!!

IMG_20160129_170922

Selalu semangat demi keberhasilan

IMG_20160129_155806

Menyayikan lagu Kebersamaan

IMG_20160129_160019

Pemberian Kenang-kenangan kepada para surveyor

IMG_20160129_160109

Foto bersama sebelum acara akreditasi berakhir

Jadi pada kesimpulannya Akreditasi rumah sakit merupakan suatu proses dimana suatu lembaga, yang independen, melakukan asesmen terhadap rumah sakit. Tujuannya adalah menentukan apakah rumah sakit tersebut memenuhi standar yang dirancang untuk memperbaiki keselamatan dan mutu pelayanan. Standar akreditasi sifatnya berupa suatu persyaratan yang optimal dan dapat dicapai. Akreditasi menunjukkan komitmen nyata sebuah rumah sakit untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas asuhan pasien, memastikan bahwa lingkungan pelayanannya aman dan rumah sakit senantiasa berupaya mengurangi risiko bagi para pasien dan staf rumah sakit. Dengan demikian akreditasi diperlukan sebagai cara efektif untuk mengevaluasi mutu suatu rumah sakit, yang sekaligus berperan sebagai sarana manajemen.@yustino staf kamaroperasi&endoskopi rsdarmo surabaya 2016.

“RS DARMO SURABAYA TELAH MENGIKUTI AKREDITASI KARS VERSI 2012”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s